0

jatuh cinta dan cintailah secinta-cintanya

Teruntuk hati yang sedang tertatih menguatkan diri..

Sebab meski sudah jatuh berkali-kali, bukan alasan bagimu untuk menyerah lalu mati. Kau tahu betul bahwa mencintai adalah alasan paling egois untuk sakit hati. Tidak ada yang meminta kau untuk mencintainya dan tidak ada yang tahu mengapa harus kau yang bukan ia cintai. Tidak ada yang memohon kau untuk ingin memilikinya dan tidak ada yang mampu menjawab mengapa bukan kau yang ia pilih.

Sayang, jatuh cinta dan mencintailah secinta-cintanya. Tak ada yang salah dengan perasaanmu. Cinta tidak seharusnya menjadi amarah dan dendam sebab cinta sejatinya selalu tenang dan menenangkan. Jika suatu ketika kau kecewa karena cinta tak datang seperti yang kau inginkan, semesta akan menunjukkan padamu dengan cara yang begitu pukau. Bersabarlah sebentar, sebab inilah saatnya kau belajar. Continue reading

bagikan jika kamu suka tulisan ini :)
4

Kamu jangan berubah, ya.

Kita semua punya satu ruang di hati khusus bagi satu orang dan tidak pernah mampu membayangkan orang lain menempati ruang yang telah kita sediakan itu. Sayang sekali kita dibuatnya. Saking sayangnya, sampai-sampai kita sering berdoa semoga waktu berjalan lebih lambat supaya kita bisa bersamanya lebih lama, semoga matahari tidak lekas terbit supaya kita bisa mengobrol lebih banyak hal lagi dengannya, sampai kita berdoa semoga ia tak pernah berubah selamanya. Sedikitpun jangan berubah. Just stay the same because we love them as who they are now.

Sebab perubahan selalu menakutkan. Perubahan seringkali menyesakkan. Perubahan mungkin mengecewakan. Continue reading

bagikan jika kamu suka tulisan ini :)
3

Eh, Sekarang Ada Tanda Tangan Digital!

Dari zaman kuliah dulu (berasa sudah lama, ya. Padahal baru wisuda juga bulan Februari kemarin), saya sering direpotkan dengan dokumen-dokumen penting yang perlu tanda tangan dari dosen. Dokumennya banyak, perlu tanda tangan asli, tapi seperti dosen-dosen kesayang kita semua pada umumnya, mereka susah sekali ditemui saking sibuknya. Hasilnya? Tentu saja pengesahan dokumen jadi lama dan saya harus berkali-kali melatih sabar untuk bisa bertemu dengan dosen untuk sekadar minta tanda tangannya yang biasanya dilakukan hanya dalam 2 detik saja. Continue reading

bagikan jika kamu suka tulisan ini :)