Aku (tak) marah

Image

 

Aku tak marah ketika kamu memilih menyerah. Pergi meninggalkan tapak-tapak lebam.

Aku meredam. Diam. Sesenggukan.

Terlalu takut berharap kamu mau mendengarkan. Peduli.

 

Aku tak marah saat kamu memilih pasrah.

Pada keadaan yang terlalu jalang untuk kita taklukkan. Terlalu sakit untuk aku abaikan. Terlalu tak penting untuk kamu pedulikan.

Sungguh aku tak marah saat kamu sembunyi. Membiarkan aku membereskan sisa pertengkaran sendiri. Merapikan hati.

 

Aku tak marah.

Aku tak pernah bisa marah.

Padamu.

 

Aku hanya marah pada diriku. Karena tak mampu membuatmu memperjuangkanku.

Dan tinggal.

 

Aku marah.

Pada diriku.

bagikan jika kamu suka tulisan ini :)

18 thoughts on “Aku (tak) marah

  1. Aku sedih ka, pas buka blog kk hanya ini yg tersisa… Aku sedih ka lihat IG kk dan mas aih saling menghapus foto satu sama lain.
    Aku sedih ka saat melihat mas aih bahagia dengan buku barunya tapi kalian berdua malah memilh meninggalkan cerita lama kalian.
    Aku sedih ka… Memikirkan ap-apa yang membuat ka ara tumbang seperti ini.
    Aku sedih ka.. Atas siapa yang bertanggung jawab membuat mas aih lemah..
    Ahh sepertinya aku terbawa dan larut pada kisah yang kalian ciptakan.
    Semoga kalian berdua selalu baik dan akan terus membaik.

  2. Mbak ara, aku mengikutimu dari 2014, dari kalian yang masih saling mencinta satu sama lain. Mengikuti segala ceritanya mbak ara dan mas aih. Balasan surat surat kalian, Hafal benar setiap balasan dan postingan kalian berdua. Dari kegigihan kalian melawan jarak. Dari segala manisnya potret kebersamaan, yang membuat mataku iri melihatnya. Beruntungnya kalian berdua. Kemiripan mbak ara dan mas aih juga, dari segala senja yang kalian habiskan berdua. Itu semua menghibur kepedihan yang kumiliki.
    Dan Dimana setiap momen itu aku bayangkan untuk aku sendiri bersama pasanganku kelak.
    Aku tak paham benar apa yang membuat cerita kalian sekarang menghilang. Yang tak kasat mata bahwa kekecewaan ada diantara kalian. Jujur mbak aku sedih banget, merasa kok jadi aku yg ngenes tau mbak putus sm mas aih. Aku yang ikut patah. Aku ikut luka padahal aku kenal mbak hanya di tulisan tulisan. Aku gatau apa yang membuat mbak marah dan mas aih menyerah. Tp aku akan selalu doakan yg terbaik untuk mba ara dan kalian berdua. Bahagialah.
    Kalau jodoh dekatkanlah kalo ngga jodoh ya dideketin lagi. Aku rindu keyla dan al. Aku rindu cerita kalian,
    Aku rindu senja milik kalian berdua 💔

  3. Aku mungkin cuma penonton. Dan kalian berdua tokoh utamanya. Sebagaimana aku sudah hanyut dalam cerita kalian, disepanjang cerita kalian aku berharap difilm ini happy ending. Tapi ternyata saat ini kudapati sad ending. Mbak aku berharap esok ada episode kedua, atau kelanjutanya lagi. Berharap juga tokoh utamanya masih kalian berdua. Tidak ada tokoh lain selain kalian berdua. Entah saat ini mungkin waktu untuk break dan nanti bersambung, ku doakan cerita kalian happy ending. Dan aku akan setia menanti dan menonton kelanjutan episode selanjutnya, Keyla dan Al.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *